Tak Berkategori

Karena Cinta Premier League, Sarri Membantah Berita Pindahnya Ke Juventus

Manajer Chelsea yang sudah berusia 60 tahun, Maurizio Sarri yang baru semusim bekerja di Premier League mencoba menyelesaikan pelan-pelan rumor kepindahan dirinya ke raksasa Serie A, Juventus pada musim panas ini.

Menurut beritakan yang di tayangkan sebelumnya, Sarri menjadi salah satu calon yang masuk daftar untuk mengisi posisi allenatore di Juventus yang tengah lowong seusai kepergian Massimiliano Allegri.

Bahkan, kabar berhembus dikhalayak ramai bahwa Sarri semakin dekat untuk menerima pinangan Juventus, melebihi kandidat lainnya, pemain-pemain tersebut yaitu dari Mauricio Pochettino hingga Pep Guardiola.

Makin Nyaman Bermain di Inggris

Sarri mengaku dirinya ingin bertahan masih nyaman bermain di Chelsea pada musim depan. Hal yang membuatnya yakin adalah karena ia merasa makin nyaman di Inggris.

“Awalnya, saya merasa sangat sulit untuk memahami pemain saya dan mentalitas mereka. Namun setelah melewati Januari yang sulit, sejak Februari saya rasa mereka mulai berubah atau mungkin saya yang berubah, saya tak tahu,” ujar Sarri seperti dikutip Goal International.

“Untuk saat ini saya menyukai mereka. Saya memiliki 22 pemain yang menakjubkan, jadi saya sangat bahagia. Tentu saja saya harus mempertimbangkan masa depan saya, saya harus mempertimbangkan bahwa saya mencintai sepak bola Inggris, saya mencintai Premier League,” imbuhnya

Fokus ke Final

Lebih lanjut, Sarri menegaskan bahwa ia tak mau terlalu memikirkan soal masa depannya karena untuk sekarang tujuan dia hanya ingin fokus menjalani partai final Liga Europa untuk melawan Arsenal yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 30 mei 2019 besok.

“Saya hanya ingin memikirkan final. Saya memiliki kontrak dua tahun bersama Chelsea dan saya pasti akan berbicara dengan Chelsea, tapi tidak untuk saat ini,” tutur Sarri.

“Sekarang kami harus memikirkan final karena Anda sangat mengerti bahwa kami merasa layak menang, kami ingin menang,” tambahnya.

“Hari ini saya hanya ingin berbicara soal final dan para pemain saya hanya butuh saya untuk berbicara tentang final,” tegasnya.

Di musim pertamanya ia membuat sejarah dimana Sarri sukses membawa Chelsea sampai menuju finis di peringkat ke tiga klasemen sekaligus memastikan satu bagian di Liga Champions yang dilaksanakan pada musim depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *