Demi Dua Orang Pemain, Azpilicueta Semakin Semangat Menangkan Liga Europa

Demi Dua Orang Pemain, Azpilicueta Semakin Semangat Menangkan Liga Europa

Bek senior Chelsea Cesar Azpilicueta dengan usianya 29 tahun untuk memenangkan trofi Liga Europa berkat dua pemain ini yaitu Callum Hudson-Odoi dan Ruben Loftus-Cheek.

Keduanya adalah pemain muda The Blues. Musim ini keduanya cukup sering mendapat giliran bermain dari Maurizio Sarri. Bahkan Loftus-Cheek menjadi pemain akademi pertama setelah John Terry yang bisa bermain empat kali beruntung sebagai starter.

Namun sangat di sayangkan kedua pemain Inggris itu kemudian harus istirahat dulu karena kejadian cedera yang dialaminya. Hudson-Odoi jatoh saat melawan Burnley terjadi pada sebulan yang lalu.

Setelah itu Loftus-Cheek cedera saat Chelsea menjalani charity match melawan New England Revolution di Amerika setelah kompetisi berakhir. Kedua pemain Callum Hudson-Odoi dan Ruben Loffus-Cheek. sekarang terancam harus absen hingga sembilan bulan lamanya.

Semangat Yang Ekstra

Walau demikian, ikut serta mereka belum dilupakan dan menjadi sejarah yang baru. Azpilicueta pun terus mengincar The Blues untuk mengalahkan Arsenal di Baku pada hari Kamis WIB nanti sehingga kedua pemain tersebut dapat merasakan trofi Eropa pertamanya.

“Ya, itu merupakan motivasi ekstra bagi kami,” seru bek asal Spanyol ini seperti dilansir Goal International.

“Keduanya sangat tidak beruntung dengan cedera mereka. Mereka berdua berada di momen terbaik musim ini, bermain secara teratur dan penting bagi tim,” ujar Azpilicueta.

“Jadi itu adalah sebuah kekecewaan besar bagi kita semua, termasuk mereka. Kami semua akan menganggapnya sebagai motivasi ekstra untuk memenangkannya bagi mereka karena mereka sangat penting untuk membawa kami ke Baku. Mereka layak hingga kami harus memberikan segalanya untuk mereka. Semoga kami bisa melakukannya,” katanya.

Mendapatkan Trofi

Gary Cahill akan mundur dari Stamford Bridge setelah pertandingan di Azerbaijan. Bek senior asal Inggris itu adalah pemain yang telah memenangkan setiap trofi besar selama menjabat di Chelsea.

Ia sejatinya adalah kapten klub sepeninggal John Terry. Namun Azpilicueta telah mengambil alih tugas-tugasnya pada musim ini di lapangan, karena Cahill mengalami kesulitan untuk meyakinkan manajer Maurizio Sarri untuk memainkannya. Namun pada nyatakan ia bisa memainkannya.

Azpilicueta angkat bicara, sampai saat ini ia dan Cahill belum membahas siapa yang akan maju untuk mengangkat trofi, jika seandainya Chelsea menang namun optimis pati menang..

“Saya tidak tahu [apa yang akan kita lakukan]! Pertama, mari kita menangkannya dan kemudian kita akan lihat nanti,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *